Friday, 27 November 2015

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 7

Di ruang makan terjadilah keributan antara Byakuya dan juga Tian 

Nenek : "Tau rasa kamu byakuya itu salahmu sendiri selalu merendahkan orang lain, coba kamu mencari uang sendiri ( Dengan Nada Sinis dan tertawa)."
Puu : "Ibu jangan begitu kepada cucumu kan kasian dia."
Shi : "Tian kembali ke kamarmu!!!"
Ai Nissa : "Ayo Tian kembali ke kamar"
Tian : "Baiklah Tuan ( Sambil tertawa)."

Tian dan Ai nissa pun kembali ke kamarnya, di kamar mereka berdua tertawa terbahak-bahak hingga terdengar oleh Byakuya. 
Ai Nissa : "Tian kamu berani sekali mengerjai tuan Byakuya yang sombong dan angkuh."
Tian : "Aku ingin memberinya pelajaran untuk anak manja sepertia dia."
Ai Nissa : "Tetapi aku sangat salut dengan sikapmu yang berani itu."
Tian : "Ah Tidak aku hanya ingin memberikannya pelajaran sajah cuma ituh yang aku pikirkan/"
Ai Nissa : "Ah kamu inih ada-ada sajah."

Byakuya yang kesal karna kejadian tadi dan mendengar percakapan mereka berdua langsung menarik Tian dan memarahinya, Tian yang merasa tidak senang dengan perkataan Byakuya langsung menampar wajah Byakuya.

Byakuya : "Apa maksud dari semua inih semua, dasar oang miskin yang tidak tahu di untung."
Tian : "Aku memang orang miskin, tetapi kamu harus menghargai kami dan jangan seenaknya sajah."
Byakuya : "Dasar Wanita Hina, miskin, tidak tahu di untung, kamu tidak berhak berkata seperti ituh pada Tuanmu."
Tian : "Sudah cukup !!! Bila kamu teruskan aku akan..."
Byakuya : "Apa yang akan kamu lakukan hah..."
Tian : "Plak.. ( Tamparan wajah di wajah Byakuya ) ."

Tian pun menangis dan langsung pergi kekamarnya sambil menangis. Byakuya yang terdiam dan teringat kembali pada kenangan masa lalunya, dimana dia pernah di tampar oleh seseorang yang sangat dia cintai karna keegoisannya. 

Tian : "Kamu boleh bicara apa pun kepada kami, tetapi kami bukan wanita hina seperti yang kamu pikirkan. Kami memiliki hati nurani yang tidak di miliki oleh seorang lelaki"
Byakuya : ".... ( Hanya bisa terdiam )."
Tian : "Mengapa kamu hanya terdiam ??? Bila yang kamu inginkan aku pergi, aku akan pergi sekarang juga."
Byakuya : "... ( Masih diam seribu bahasa )."
Tian : "Aku akan membereskan barang-barangku sekarang juga, selamat tinggal !!!."
Byakuya : "Ituh yang ku inginkan !!! ( Sambil berjalan pergi ke kamar )"

Sebenarnya ia pun merasa tidak enak dan kembali ke kamarnya sambil melihat photo seseorang yang pernah ia cintai. 

Byakuya
: "Ya Tuhan apa salahku hingga kejadian inih terulang kembali, apakah inih karma atau memang takdirku ? Andai saha aku masih bersama dia, mungkin sifatku bisa berubah dan tidak seegois inih."

Saat detik-detik terakhir sebelum kepergian Tian, Byakuya tidak ada untuk melihat terakhir kalinya dan hanya ada keluarganya yang mengantarkan Tian hingga pintu gerbang. Pada saat di pintu gerbang, keluarganya menceritakan masa lalu Byakuya bersama seseorang yang pernah ia cintai. Tian Sebenarnya mengharapkan Byuakuya pun ikut, melihat, tetapi dia tidak ada."

Tian : "Ibu dan Bapa, saya berpamitan pulang ke kampung halaman saya, maaf bila saya banyak salah dari bahasa dan prilaku saya yang kurang sopan."
Shi dan Puu : "Kami sebenarnya ingin kamu tetap bekerja disinih, sudah lama kami tidak melihat Byakuya sesemangat inih biasanya ia hanya diam dan angkuh."
Nenek : "Sebenarnya ia sangat mencintai seseorang tetapi sifat EGOISnya mengalahkan rasa cintanya pada wanita tersebut, wanita tersebut membencinya dan tidak diduga-duga tewas tertabrak mobil kalau tidak salah kejadian ituh sudah 2 tahun yang lalu."
Tian : "Maafkan aku Byakuya, aku tidak tahu apa yang terjadi pada masa lalumu ( Di dalam hati )."

Sebenarnya Tian ingin Byakuya melarang Tian pergi tetapi, apa yang Tian harapkan tidak terjadi. Tian pun pulang ke kampung halamannya.

Wah sepertinya cerita inih semakin menarik, tetapi kita berhenti dulu disinih supaya kalian penasaran. Jangan lupa ikuti kelanjutannya hanya disinih

To Be Continued 

Wednesday, 11 November 2015

Perjalanan hidupku Episode 1

Cerita inih asli dari kehidupan saya peribadi, semoga anda sebagai pembaca terinspirasi dan mengambil sisi positifnya tetapi jangan di ambil sisi negatifnya. Mungkin cerita inih akan panjang karna usia saya masih terbilang muda. I am so sorry cause i can make it in languange English, you can translate Languange Indonesia to English from Google Translate or the another application. I hope you like it and keep wait new article or my fanfic.

Namaku Hisyam Ramadhan Abdullah, saya anak ke dua dari empat bersodara dan sekarang sedang menempuh Sarjana di Universitas Hukum Galunggung Tasikmalaya semester dua. Berawal dari saya saat kecil hingga saya beranjak dewasa, saya dibesarkan di keluarga mampu. Saat umuku masih sembilan bulan saya sudah dititipkan kepada kakek dan nenek saya di Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia, saat ituh orang tua saya ada di Medan, Sumatra Selatan. Orang tuaku bekerja sebagai Tentara Nasional Indonesia wajar sajah bila orang tuaku berpindah-pindah tempat kerja sehingga saya di titipkan kepada kakek nenek saya. 

Lima tahun diriku di asuh oleh kakek dan nenek diriku pun memasuki Taman Kanak-kanak Siti Fatimah  Singaparna, Tasikmalaya ( TK ) karna umurku sudah beranjak 6 tahun telat masuk TK maka saya di percepat di TK yang tadinya harus 2 tahun menjadi 1 tahun saja. Kenangan yang sangat ku ingat pada masa-masa di TK adalah masa dimana bertemu dengan Cintya teman kanak-kanak yang mencium pipi saya karna saya telah menolong dirinya dan saat dia berulang tahun saya di tunjuk untuk bernyanyi bersama 4 orang lainnya untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Aku mengira Cintya memiliki kembaran Bernama Vina ternyata bukan kembaran karna mereka berdua sangatlah mirip, sehingga terkadang salah memanggil orang.

Kelulusan TK saat ituh di adakan PARADE PAWAI kanak-kanak menggunakan baju yang bertema pekerjaan yang di cita-citakan oleh kita, dulu mukin aku terlalu polos dan tidak terlalu paham a[a ituh cita-cita sehingga dengan seenaknya saja menggunakan baju polisi. Dari TK hingga alun-alun kira-kira perjalanan yang di tempuh kurang lebih 100 Meter, dan saat setibanya kami di alun-alun kami disambut dengan meriah. Kami pun di suruh oleh pembina memasuki kelas untuk mengikuti lomba yang diadakan oleh pihak Taman Kanak-kanak tersebut, namanya juga anak-anak tidak tau yang namanya lomba jadi dikiranya cuma main ajah dan senang-senang bersama yang lain.

Setelah usai acara di Alun-alun kami pun pulang ke TK berjalan kaki bersama-sama hingga akhir acara, namanya kelulusan TK aku pun merasa sedih harus berpisah dengan teman-teman yang lain terutama berpisah dengan Cintya. Masih kecil sajah aku selalu mengingat dirinya, dan apakah kami masih bisa bertemu di Sekolah Dasar ( SD ). Mungkin inihlah perpisahan pertama yang pernah ku alami, karena berpisah dengan teman-teman yang baru kita kenal selama 1 tahun. Perpisahan memang tidak bisa dipungkiri lagi, dan meski berat kita harus menerimanya, setelah terbiasa selama beberapa minggu diriku di daftarkan memasuki SD Setia Mulya di Kokol, Singaparna.

Sebenarnya masih panjang tetapi perlu waktu, untuk mengingatnya kembali jadi saya akhiri dulu sampai di sinih,

To Bo Continued 

Tuesday, 10 November 2015

Hari-hari di Anime school Episode 4

Seorang Sensei ( Guru ) dan sekaligus Pemompin KONOHA Academy ia memiliki paras yang tampan, lalu ia memperkenalan diri dengan kelas barunya. Tidak panjang lebar ia pun langsung memberikan materi yang akan diajarkan kepada muridnya siapakah dia ?. mari kita ungkap 

Sensei : "Perkenalkan nama saya Frau guru kalian di KONOHO Academy, saya akan membingbing kalian selama 1 tahun kedepan semoga ilmu yang saya berikan bermanfaat. Materi yang akan saya ajarkan adalah Materi Tertulis dan Praktek setiap satu minggu sekali dan ujian Naik tingkat setiap Enam Bualan sekali, sebagai Sensei saya akan meberikan kalian baju ninja untuk di gunakan sehari-hari dan saya telah memberikan persenjataan lengkap dengan potion HP Dan MP di inventori kalian."
Yuka dan Murid : Langsung memeriksa inventori masing-masing yang telah di berikan oleh sensei."
Sensei : "Mari kita memulai pelajaran tentang jutsu, Jutsu adalah kemampuan yang di gunakan oleh para ninja, teknik jutsu menggunakan Stamina dan manipulasi Chakra. Stamina dan Chakra kalian akan berkurang tergantung jutsu apa yang kalian gunakan, Stamina dan Chakra adalah gabungan dari kekuatan fisik kalian dan juga mental kalian jadi persiapkan mental kalian. Apakah kalian mengerti sampai disinih ?"
Yuka dan Murid : "Mengerti sensei, silahkan di lanjutkan"
Sensei : "Baiklah, sensei lanjutkan bila kalian sudah memahami tahapan Stamina dan Chakra. Sebuah Teknik Jutsu menggunakan teknik segel di tangan, dimana setiap gerakan melambangkan beberapa simbol binatang untuk mengalirkan chakra. Banyak di dunia inih perkembangan jutsu seperti Taijutsu, Ninjutsu, Genjutsu, Fuinjutsu, Senjutsu, Doojutsu, Teknik Panggilan, Teknik  dan Kekkai Genkai atau Jutsu bawaan dari orang tua. Aapkah kalian mengerti ?
Yuka dan Murid : "Sensei tolong jelaskan Jutsu-jutsu yang tadi sensei katakan"
Sensei : "Baiklah, saya jelaskan
Taijutsu adalah kemampuan ketangkasan bertarung dan kecepatan teknink inih menggunakan Fisik
Ninjutsu adalah kemampuan untuk memanipulasi element air, tanah, api, angin, dan petir, kemampuan inih cukup umum tetapi akan sangat unik bila mengabungkan dua element namun hal inih sangat sulit untuk di gunakan seperti jurus pohon, rasengan dll
Genjutsu adalah kemampuan untuk membuat ilusi supaya lawan terkecoh
Doojutsu adalah kemampuan mata seperti sharingan, rinegan dan byakugan
Fuinjutsu adalah kemampuan Menyegel bisa sajah menumbalkan orang yang membuat segel atau pun tidak memerlukan tumbal
Senjutsu adalah kemampuan menggunakan kekuatan alam
Kekkai Genkai adalah kemampuan yang diturunkan turun menurun dari keluarganya di suatu clan
Apakah kalian mengerti ? bila mengerti Kelas inih saya sudahi dulu sampai sinih, dan dilanjut esok hari ditambah praktek"
Yuka dan Murid : "Mengerti sensei"

Yuka dan para murid keluar dari kelas KONOHAdan melihat sekitar sekolah, kebetulan bertemu dengan Tami dan Iki-chan kami pun berbincang-bincang untuk kegiatan kedepannya
Iki dan Tami : "Mau kemana kalian setelah inih ?"
Yuka : "Aku ingin ke kelas detektif konan kalau kalian ?"
Iki-chan : "Aku ingin ke kelas gundam dan kelas Shugo chara"
Tami : "Bila aku sepertinya hanya ingin berkeliling di sekolah sajah"

Akhirnya kami bertiga berpisah di depan kelas KONOHA

To be Continued
Created by : Nadya Donna Putri 

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 6

Kesan-kesan sebelum saya melanjutkan Fanfic inih meskipun hanya fiksi belaka atau hanya karangan sajah, tetapi charakter yang saya buat ASLI ( NYATA ) ada di dalam jejaring sosial Facebook. Cukup lama saya tidak melanjutkan karangan inih dikarenakan kesibukan saya sehari-hari, sebagai pembuat dan sekaligus anggota dari grup jejaring sosial ~Anime School~

Byakuya yang baru pulang kerja langsung bergegas ke kamar Ai dan Tian, tetapi tidak ada siapa pun di kamar terserbut. Tian dan Ai terkaget-kaget yang saat ituh sedang memasak untuk makan malam, karena Byaku datang tiba-tiba dan menyiram wajah Tiang dengan air.

Tian : "Apa-apan inih !!!."
Byaku : "Ituh salahmu, rasakan ituh !!!."
Tian : "Apa Salahku ?."
Byaku : "Karena kamu telah membuat diriku di hukum karena masalah tadi pagi."
Tian : "Ya ituh salah kamu sendiri, pagi-pagi sudah marah-marah tidak jelas."

Byakuya yang sudah tidak bisa menahan emosi, hampir mengayunkan tangannya ke muka Tian, tetapi neneknya yang bernama Chika datang karena merasa kasihan dan ia sangat peduli kepada orang kecil dan langsung menggenggam tangan Byakua. Byakuya yang kaget atas kehadiran Neneknya ituh langsung terdiam, sang nenek yang geram terhadap kelakuan Byaku langsung menjewr telinga byakuya sampai kamarnya.

Byakuya : "Aaa...aaa...aaampun nenek telinga saya sakit sekali nek. !!!"
Nenek : "Apa yang kamu lakukan ituh salah meskipun dia pembantu, kamu tidak boleh seenaknya."
Byakuya : "Tapi nenek dia duluan yang memulainya."
Nenek : "Tetap sajah kamu harus menjaga prilakumu ituh."
Byakuya : "Baiklah nenek, awas sajah kamu tian akan kubalas kamu ( dengan nada pelan ) !!!"
Nenek : "Apa yang kamu katakan tadi !!! Ingin nenek Jewer lagi ?."
Byakuya : "Ampun Nek ampun."

Nenek pun pergi dari kamar byakuya, disamping ituh Tiang pun kebali ke kamarnya dan mengganti pakainnya yang sudah basah kuyup karna di siram air oleh byakuya. Tiang berniat membalas dendam kepada Byakuya sehingga dia sadar dan jerah.
Tian : "Aku harus membuat jebakan untuk Byakuya, kebetulan ada kecoa mati sekalian sajah aku masukan ke dalam makanannya sajah"
Byakuya : "Tian mana makan malamku ?"
Tian : "Sudah saya siapkan seperti permintaanmu "
Byakuya : "Mengapa rasanya Pahit, dan Terasa menusuk kamu masukan apa dalam makananku ?"
Tian : "Apakah kamu tidak sadar hewan sebesar ituh ? jelas-jelas ituh kecoa bodoh !!!"
Byakuya : "Kurang ajar kamu, apakah kamu pernah diajarkan sopan santun oleh keluargamu dasar orang kampung!!!"
Tian : "Jaga Bicaramu seharusnya kamu sadar akan prilakumu ituh BODOH"

Terjadilah keributan besar antara TIan dan Byakuya di ruang makan dan disaksikan oleh keluarga besar Byakuya.

To Be Continue... :D

Monday, 2 November 2015

Percintaan dua orang insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 5

Byakuya yg terburu2 akan ke kantor dan membutuhkan jas warna hitamnya dan dan teriak memanggil tian dan ai, saat ituh tian dan ai sedang asyik mengobrol tiba2 byakuya datang dan langsung mencacimaki tian

byakuya : owh rupanya kalian disinih ak membutuhkan kalian tapi kalian malah asyik2an di kamar dasar pembantu tidak becus bisa kerja ga sih
tian : km tuh yg harusnya sadar diri jangan so pamer dan ganteng kekayaan inih juga milik keluargamu bukan milikmu seutuhnya
byakuya : dasar km perempuan ga tau diri jangan sok alim deh klu keluakuan lo kaya ginih
tian : klu dah selesai ngomong tuan silahkan keluar dari kamar saya
byakuya : enak sajah inih bukan rumah milik nenek moyang lo seenaknya maen usir inih rumah gw

shi dan puu mendegar keributan ituh di sehingga mereka mendatangi kamar tian dan ai yg disituh ada byakuya, ai berusaha menenangkan tian yg sedang marah2 dan byakuya pun pergi seolah2 tidak terjadi apa2

ai anisa : sudah tian bila terdengar tuan shi kita bisa dimarahi
tian : ak ga bisa berhenti sebelum byakuya tunduk di kakiku
ai anisa : km ingat tujuanmu untuk apa, bukannya supaya orang tuamu yg di desa senang
byakuya : dengerin tuh omongan ai anisa ga kaya lo
tian : memang benar juga tapi, byakuya awas lo gw ga bakal behenti
shi dan puu : byakuya sudah km berangkat ke kantor
byakuya : tunggu ayah ak mau mau memarahi dulu tian
shi dan puu : disinih yg berhak memarahi tian dan ai anisa hanyalah ayah dan ibumu, km dihukum tidak boleh pergi kekantor memakai mobil pribadi selama 1 minggu km naik angkutan umum sajah
byakuya : tapi ayah dia duluan
tian : lo yg duluan datang2 udah marah
shi dan puu : sudah cukup byakuya km pergi ke kantor, sementara km tian kerjakan pekerjaan rumah

byakuya yg mersa dendam karna tidak bisa naik mobil pribadinya lagih dan berupaya untuk menyingkirkan tian dari rumahnya, sementara ituh tian sedang menangis karna tadi pagi

byakuya : ak sangat kesal sekali oleh perbuatannya ahk... awas sajah nanti klu sudah pulang dari kantor
tian : ak disinih untuk mencari uang dan untuk menyenangkan orang tuaku di desa tapi malah beginih
ai anisa : sudahlah yg berlalu biarkan berlalu
tian : ak merasa malu padamu bisa bertahan disinih sajah sudah susah bagiku
ai anisa : ya dulu ak pun seperti mu tapi lama2 tidak
tian : ayo kita lanjutkan pekerjaan kita lagih

byakuya pun pulang dari kantor dengan wjah yg sudah siap2 memarahi tian sesuka hati akan apa jadinya

Friday, 30 October 2015

Hari- hari di Anime School Episode 3

Aku melihat character diriku memang seperti Hinata, bahkan kemampuan Byakugan pun ada dalam ability ku. Levelku masih pemula, mungkin dengan masuk kelas aku bisa meningkatkan levelku. Heal Point ( HP ) dan Mana Point ( MP ) ku juga masih penuh, EXP ku masih nol. 

Aku sekarang sedang pperjalanan menuju ke Konoha Academy. Gedungnya sangat dekat dengan gedung Bleach, begitulah yang tertera di petaku. Setiap gamer memiliki peta masing-masing, agar mengetahui map sekolah ini. Ketika aku berjalan, banyak sekali yang menawarkan masuk jurusan ini itu. Aku sudah mempunyai prinsip sendiri.

Kiniku telah tiba di Konoha Academy Naruto. Gedung ini mirip sekali seperti di anime Naruto. Bahkan, di samping gedung ini ada pahatan wajah hokage di anime Naruto. Aku memasuki kelas dan memilih salah satu tempat duduk di sebelum baris paling belakang, tempat favoritku. Aku melihat sebelahku kosong, lalu ada seorang perempuan yang kulihat di lapangan. Perempuan yang tadi bertanya benrnama Iki-Chan


"Tempat duduk ini kosong? Bolehkah aku duduk di sini?" 

" Ya, silahkan," 

" Siapa namamu ? Namaku Ikimono. Kamu boleh memanggilku Iki-chan atau Iki," 

" Namaku Yuka Nakamori. Panggilanku Yuka," 

Kami pun berkenalan saat kumemperhatikan Iki-chan, dia memiliki rambut pendek sebahu. Kulit kuning kecoklatan,bola matanya hitam, hidung mancung, dan tingginya hampir sama denganku. 

Tiba-tiba ada seorang perempuan datang dan duduk di depanku, rambutnya pendek dan memakai kacamata, tubuhnya tinggi. Dan dia mengajakku berkenalan. 


" Di sini kosong, kan ? Aku duduk di sini, ya ! Eh, siapa namamu ? Namaku Tami," 

" Namaku Yuka. Iya, di situ kosong, silahkan. Senang berkenalan denganmu," jawabku sambil tersenyum ramah. 

" Kalau kamu, siapa namamu? Namaku Tami," kata Tami pada Iki-chan. 

" Namaku Ikimono, kau boleh memanggilku Iki-chan," 


Dan mereka pun berkenalan. Beberapa menit kemudian, datanglah seorang sensei, di sekolah ini ternyata sensei merangkap jadi pemimpin gedung. 


Bersambung ( To Be Continued )

Created by : Nadya Dona Putri 

Percintaan dua orang insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 4

byakuya : kaget melihat tian yg masuk ke rumahnya dan langsung menghampirinya
tian : yg sedang melihat-lihat, kaget karna byakuya
byakuya : sedang apa kam disinih 
tian : ak disinih untuk bekerja di rumah inih sebagai pembantu
byakuya : jadi pembantu sekarang panggil ak tuan muda
tian : cih buat apa ak panggil km tuan muda, km kan orangnya sombong

karna perdebatan inih terdengar samapai kamar nyonya dan tuan besar yaitu puu dan shi, shi pun meminta maaf karna perbuatan byakuya yg egois ituh yg sering kali membuat pembantu di rumah inih tidak betah

shi dan puu : ada apa ribut2 disinih
byakuya : ituh pembantu baru bikin masalah
tian : byaku duluan yg buat maslaah
shi dan puu : cepat minta maaf sudah sering kali kamu berbuat seperti itu
byakuya : buat apa ak meminta maaf sama orang rendah seperti itu
tian : dasar egois
shi dan puu : ya sudah tian km tanya sama pembantu yg ada di dapur di mana kamarmu 
tian : baiklah

tian yg sedang menuju ke dapur dan bertanya pada pembantu yaitu ai anisa, ai anisa menyambut tian dengan baik

tian : hi apakah saya boleh bertanya kamarku dimana saya pembantu baru disinih
ai anisa : owh iya km pembantu baru yg dikatakan oleh tuan besar ya
tian : iya
ai anisa : tunggu sebentar ya saya mau menuntaskan pekerjaan saya dulu
tian : baiklah klu begituh, bolehkah saya membantu
ai anisa : boleh supaya pekerjaanku cepat selesai

sesudah selesai ai mengantarkan tian ke kamarnya, karna satu kamar dengan mereka pun sering curhat dan berbagi pengalaman

Monday, 17 August 2015

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 episode 3

akhirnya tian dan fikri pulang dengan wajah sedih dan pasrah, tian pun ditanya oleh ibunya mengapa muka kalian tampaknya sedih. tian pun menjelaskan semua yg terjadi

bufy : mengapa kau sedih anaku
tian : ak kecewa kepada anaknya bos karna dia tidak memberi waktu lg padahal panen padi sebentar lg
bufy : ibu tau perasaan km tapi kita tidak bisa melawan karna kia hanya menumpang
tian : andai sajah bukan byakuya yg datang melainkan bos pasti memberi izin
bufy : sekarang lebih baik km makan dulu terus sholat dan berdo'a, supaya pikiranmu jernih kembali
tian : baik ibu

bufy mencoba untuk membuat tian terhibur dan terus bersemangat, tian yg sedang dikamar dan sedang memikirkan bagaimana ibu dan dirinya untuk makan. tian kaget karna ibunya masuk tiba2 dan ibunya menanyakan keadaan tian dan tian menjawab baik2 sajah

bufy : ak harus membuat tian senang dan bersemangat
tian : ak harus bekerja untuk keberlangsungan hidupku dan ibu karna siapa lagih tulang pungung keluarga karna ibu sering sakit2an
bufy : tian bagaimana keadaanmu, sudah persoalan yg tadi siang jangan dipikirkan
tian : ak baik2 sajah kok bu

ke esokan harinya,tian berpikir harus kerja tapi mau kerja apa karna tidak ada lowongan kerja tapi katanya ada lowongan jadi pembantu bos kampung inih, tapi ak tidak mau bekerja tapi bagaimana dengan ibu yg sering sakit baiklah ak putuskan untuk menjadi pembantu dirumah bos

tian : bu ak pamit ea mau bekerja di rumah bos
bufy : baik2 ea nak ibu akan senantiasa mendoakanmu
tian : baik ibu, dadah ibu
bufy : selamat jalan anaku

tian pun masuk keruamah bos dan saat masuk tian hanya bisa terdiam saat melihat rumah bosnya yg sangat mewah tiba2 tian bertemu dengan byakuya, dan byakuya bilang buat apa kau disinih

to be continued

Saturday, 15 August 2015

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 episode 2

akhirnya tian dan fikri sampai pada tujuan yaitu sawah milik bos desa ituh... tian dan fikri langsung menanam padi di lahan mereka masing2 meskipun ituh tanah milik bos...

tian : akhirnya sampai juga ^^
fikri : ea tian sebelum kita bekerja kita minum dulu ea haus nih
tian : ok... inih airnya...
fikri : terimakasih tian memang kau sungguh sahabat yg baik...
tian : ayo fik kita menanam padi...
fikri : ok tian let's go

saat sedang asyik2nya menanam padi di sawah anak bos yaitu byaku datang untuk memberitahukan bahwa tanah ayahnya akan dijadikan rumah mewah....

byaku : sedang apa kalian disinih ???
tian : kami sedang menanam padi
fikri : kami berdua sedang menanam padi tuan
byaku : untuk apa kan kalian sudah pernah diberitahu bahwa tanah inih aka dijadikan rumah
tian : kami tidak tahu klu tanah inih akan dijadikan rumah
fikri : benar kata tian
byaku : alah kalian jangan mengelak sudah kalian jangan lagih menanam padi lagih disinih !!!

tian dan fikri meminta supaya byaku memberi waktu mereka selama 2 minggu supaya lahan yg lain bisa dipanen..... tapi byaku memarahi dan mencaci maki mereka.....

tian : benar tuan kami baru tahu...
fikri : benar saya juga baru tahu
byaku kalia inih kami sudah menyuruh orang untuk memberi tahu kepada kalian
tian : mohon maaf tuan beri kami 2 minggu sajah... untuk memanen sawah inih
fikri : bolehkah tuan
byaku : tidak kalian sudah numpang ingin ditanah inih dan tidak ingin pergi dari sinih dasar tidak tau malu...


To be continued
-hisyam 

Thursday, 13 August 2015

Hari-hari di Anime School episode 2

Dan saat aku berkeliling, seorang anak perempuan berambut pendek sebahu dan memakai kacamata menghampiriku, tingginya tak berbeda jauh denganku, dia lebih tinggi.

" Apakah kamu Yuka?"
" Ya, aku Yuka. Siapa namamu?"
" Ini aku, Hinamoto. Akhirnya kamu masuk ke dalam game ini,"
" Iya, nih. Eh, setelah ini kita ke mana?"
" Entahlah, aku juga tidak tahu. Tapi yang aku ceritakan padamu itu benar, Yuka,"
" Oh begitu,"
Tiba-tiba terdengar sebuah suara seperti bunyi alarm.
"Riiiing!"

Aku dan Hina berpandangan. Menebak suara apakah itu. Kemudian, terdengar suara seorang perempuan. Suara itu menyebar ke semua sudut sekolah.

" Perhatian, bagi gamer Anime School, harap berkumpul di lapangan sekarang! Arigatou,"
Aku dan Hina segera menuju lapangan dan berkumpul di sana. Dan ketika sampai di sana, banyak gamer lain juga, dengan pakaian yang berbeda-beda. Ada yang berpakaian seperti dewa kematian anime Bleach, ada yang berpakaian seperti ninja, ada yang berpakaian seperti anggota bajak laut, dan lain-lain. Ini seperti di dunia khayalanku.
Kulihat di hadapan kami semua ada empat orang. Dua orang laki-laki dan dua orang perempuan. Seorang laki-laki berkulit hitam manis dan berambut pendek berbicara.

"Nama saya You. Saya adalah kepala sekolah Anime School. Di sebelah saya ada Mizu, Hara, dan Hito, mereka adalah sekretaris saya dan juga merangkap sebagai sensei dan asisten sensei di beberapa jurusan yang ada di Anime School ini. Kalau saya tidak ada di sekolah, silahkan bertanya pada sekretaris saya apabila ada hal yang tak dimengerti. Di sekolah ini kalian bebas memilih gedung dan jurusan. Kalian boleh memilih dua jurusan. Sekolah ini tidak mempunyai seragam, sehingga kalian bebas memakai baju apapun, namun harus rapi dan sopan. Ada beberapa jurusan yang memberikan seragam. Nah, yang tadi memberikan pengumuman adalah Hara. Sejauh ini, ada yang kalian tanyakan?"

Aku mengangkat pun mengangkatangan.

" Sebutkan namamu dan pertanyaanmu!" kata You.
"Nama saya Yuka Nakamori. Saya ingin bertanya. Apakah di sekolah ini ada acara sekolah yang rutin tiap tahun seperti kunjungan atau berkumpul dengan jurusan lain?"
" Pertanyaan yang bagus, Yuka. Di sekolah ini tidak ada acara kunjungan, namun acara berkumpul dengan jurusan lain ada. Setiap malam Minggu, sekolah ini mengadakan acara Prom Night. Yaitu acara pesta dansa, dan tentu saja ada syaratnya. Kalian harus datang dengan membawa pasangan, entah itu teman jurusan kalian atau berbeda jurusan. Selain pesta dansa, di acara tersebut juga ada live music. Bagi yang suka menyanyi, silahkan menjadi penyanyi. Bagi yang tidak memiliki pasangan, itu nasib kalian, kalian hanya bisa melihat pasangan lain berdansa dan kalian bisa memakan hidangan yang tersedia," jawab Hara.
" Ada yang ingin bertanya lagi?" tanya You.
Aku melihat seorang perempuan mengangkat tangannya.
"Sebutkan namamu dan pertanyaanmu!" kata You.
"Nama saya Iki. Apakah di sekolah ini ada batasan dalam masuk kelas?"
" Kau bebas memilih kelas yang kau mau, Iki. Tetapi apabila kamu memilih kelas lebih dari satu, kau harus pintar membagi waktumu. Karena setiap kelas memiliki kesulitan yang berbeda-beda," jawab Hito.
" Baiklah, ini kesempatan terakhir bagi yang ingin bertanya," kata You.
Seorang laki-laki berkacamata mengangkat tangannya.
" Nama saya Kurasaki. Apa saja event di sekolah ini dan apakah bila tidak memasuki jurusan dan kelas namun mengikuti event terkena sanksi?"
" Saya akan menjawab pertanyaan Kurasaki. Event di sekolah ini rutinnya ada Prom Night, lalu ada drama tentang perang, terkadang ada perang panah, juga ada perang bebas. Sistem sekolah ini sudah otomatis, apabila ada bangunan yang rusak karena perang akan langsung kembali utuh lagi. Apabila tidak mengikuti jurusan atau kelas namun ikut event, tidak ada sanksi, namun kau harus aktif di setiap event, sebagai pengganti kehadiran" jawab Mizu.
" Baiklah, sekarang saya akan menjelaskan beberapa hal. Pertama, kalian setiap minggunya akan ada tugas dari setiap kelas. Kedua, pada akhir tahun ajar, kalian akan ada ujian pengetahuan anime, soal tidak hanya berasal dari kelas yang kalian ambil, namun juga dari kelas lain, berarti kalian harus sering belajar. Ketiga, kehadiran kalian akan menentukan apakah game ini akan terus berlanjut atau tidak, karena apabila yang paling aktif, akan menjadi penerus game ini, bebas mengubah sistem game. Keempat, kalian harus mengenal teman yang berbeda jurusan dengan kalian, juga dengan kepala sekolah, sekretaris, dan guru. Paham?" kata You.
" Paham," jawab kami semua.
"Baiklah, sampai di sini dulu perkumpulan kita. Sekarang, kalian kami bebaskan untuk berkeliling sekolah," kata You.
Lalu kami semua segera meninggalkan lapangan. Aku berjalan bersama Hinamoto.
"Yuka, tolong sembunyikan identitasku bahwa aku Hinamoto. Di sini aku menggunakan nama Hinamori. Tapi aku tahu di sini ada teman sekolah kita, Shiro, teman sekelas kita dulu di kelas 2-3.

Di game ini dia memakai nama Roronoa," pinta Hinamoto.
"Oke,lalu sekarang di mana Shiro?"
Tepat saat aku bertanya pada Hina-chan, ada seorang laki-laki berambut pendek rapi dan berkulit putih kuning menyapaku.

"Apakah kamu Yuka yang bersekolah di SMP 14 Osaka?"
" Ya, siapa namamu?"
"Ya ampun, Yuka, ini aku, Shiro. Di sini aku memakai nama Roronoa. Ternyata kau main game ini juga,"
" Oh ya kenalkan,ini temanku, namanya Hinamo...maksudku Hinamori," hampir saja aku menyebut nama asli Hinamoto.
" Namaku Hinamori. Salam kenal," Hina mengulurkan tangannya.
" Namaku Roronoa, nama asliku Shiro. Aku teman sekelas Yuka sewaktu kelas 2 di dunia nyata. Sekarang aku kelas 3-4, salam kenal juga," Shiro menjabat tangan Hina.
" Oh ya, Yuka. Tetsu dan Daniel juga main game ini. Kamu kenal mereka? Tetsu kelas 3-1 di sekolah kita, memakai nama Kurasaki. Daniel sekelas denganku, memakai nama Danchou. Mereka temanku di game lain, bersama Akira juga, mantan pacarmu. Mau kupanggilkan?" kata Roronoa.
" Boleh, ajak saja temanmu ke sini" kataku.
Lalu Roronoa pergi dan beberapa saat kemudian kembali lagi bersama dua orang laki-laki.
"Perkenalkan, namaku Kurasaki, nama asliku Tetsu. Aku kelas 3-1 di sekolahnya Roronoa, dan aku teman mainnya. Dan ini teman mainku juga, namanya Danchou, nama aslinya Daniel, dia kelas 3-4," 


Kami semua berkenalan. Setelah berkenalan, kami membicarakan jurusan. Hinamori memilih jurusan Shugo Chara, Danchou memilih jurusan Bleach, Roronoa memilih jurusan One Piece, aku memilih jurusan Detektif Conan dan Konoha Academy Naruto, Kurasaki tak memilih jurusan dan dia mau berkeliling sekolah ini. Kemudian kami berpisah dan ke tujuan kami masing-masing.

Bersambung ( To Be Continued )

Created by : Nadya Dona Putri 

Hari-hari di Anime School episode 1

Namaku Yuka Nakamori, aku bersekolah di SMP 14 Osaka kelas 3. Aku mempunyai teman dekat bernama Hinamoto Tsubasa. Selain itu, aku di kelas ini, kelas 3-3 juga kenal dengan Yurihime, Zari, Rizu, dan teman-teman yang lain. Di kelas 3 ini, bagiku tak ada yang menarik, kecuali Zari. Dia seorang yang aku suka. Tingginya tak berbeda jauh denganku, kulitnya hitam manis seperti Makoto Kyogoku di komik Detektif Conan yang sering kubaca, namun dia tidak bisa karate, rambutnya lebih mirip dengan Ichigo di animo Bleach, maka aku membuat nama Ichigo sebagai pengganti nama Zari bila sedang mencurahkan isi hatiku pada diary ataupun teman dekatku selain Hinamoto, Gina-chan. Kini, aku ingin mencari sesuatu hal yang menarik. Aku jatuh ke dalam khayalanku. Aku selalu berkhayal bisa bersekolah atau masuk ke dunia yang berhubungan dengan anime, tidak pakai seragam,kita bebas memakai baju yang kita mau. Namun kenyataannya adalah tak ada tempat seperti itu di dunia ini. Ketika aku sedang berkhayal, datanglah Hina
.
" Yuka, kau tahu game Anime School?"
" Tidak. Mengapa?"
" Aku baru saja membelinya. Ayo kita main bersama! Kelihatannya ramai,kok,"
"Ramainya seperti apa?"
"Kita masuk ke dalam game yang ada sebuah sekolah bagus, sekolah anime. Kau bebas memilih kelas yang kamu mau. Di setiap kelas, ada gurunya. Setiap akhir minggu, akan diberikan PR mengenai apa yang telah kita pahami dari sebuah anime yang kita sukai. Dan kita tidak perlu menggunakan seragam, itu membuat kita senang. Ada taman, danau,pohon yang rindang, dan yang paling asyik, kita boleh naik ke atap sekolah, bisa tidur sambil memandang awan, begitulah yang aku baca di sinopsisnya,"
" Wah,asyik sekali. Hm, game itu beli di mana? Dan memainkannya menggunakan apa?"
" Beli saja di toko yang menjual Nerve Gear. Bukankah kau sudah mempunyai Nerve Gear untuk bermain game Ninja Saga?"

Oh ya, aku pernah main game Ninja Saga dan menggunakan Nerve Gear untuk memainkannya. Hina tahu kalau aku memainkan game itu karena dulu dia yang mengajakku ke dalam game tersebut.

"Sudah, jadi aku hanya tinggal membeli kaset game Anime School saja?"
" Ya, harganya tidak semahal game Ninja Saga, jadi tenang saja. Bawalah uang lebih jika kau tidak yakin akan harganya,"
"Oke,arigatou, Hina-chan,"
"Dou itashimashite, Yuka-chan,"

Hinamoto kembali ke tempat duduknya. Aku merasa ini adalah mimpi, bahwa khayalanku ternyata benar-benar ada dalam sebuah game. Aku akan membeli kaset game itu.
Pulang sekolah, aku langsung ke rumah sebentar. Berganti pakaian, makan,mengerjakan tugas sekolah, dan aku segera ke toko yang menjual Nerve Gear untuk membeli kaset game Anime School. Tentunya sebelum aku pergi, aku sudah memikirkan dan membawa banyak uang yang akan kugunakan nanti.
Setelah sampai di toko, aku segera membeli kaset game Anime School dan segera pulang ke rumah.
Di kamar, aku memasang kaset, memasang Nerve Gear sambil merebahkan tubuhku di tempat tidur.

" Link start!"

Aku segera masuk ke dalam game Anime School. Membuat nickname, avatar laki-laki atau perempuan, juga pakaian. Aku memilih memakai pakaian yang membuatku nyaman. Celana panjang, kaos lengan panjang, memakai sepatu. Characterku kubuat seperti Hyuuga Hinata tokoh anime Naruto, perempuan pemalu berambut pendek sebahu. Lalu aku terlempar jauh.
Ketika aku sadar, aku memperhatikan sekelilingku. Gedung sekolah yang bagus, taman dengan rumput hijaunya, ada kursi, ada sebuah danau yang luas, ada banyak gedung, dan juga ada sebuah pintu gerbang yang besar bertuliskan "Anime School". Sekolah ini indah sekali.
Aku berkeliling di sekolah ini. 

* Anime School adalah Grup Facebook dan semua nama yang ada adalah nama para member grup dan menggunakan nama Charakter Anime dikarnakan inih grup anime :D

Bersambung ( To Be Continued 

Created by : Nadya Dona Putri 

Wednesday, 12 August 2015

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 episode 1

Di suatu desa ada seorang gadis bernama tian yg mau berangkat ke sawah untuk menanam padi, tapi sebelum bernagkat ia pamit terlebih dahulu kepada ibunya bernama nada bufy

tian : bu saya berangkat dulu mau ke sawah
bufy : hati-hati nak semoga selamat dijalan
tian : iya bu saya akan berhati-hati Ass.Wr.Wb
bufy : Wss.Wr.Wb

Tian pun berangkat ke sawah dan bertemu dengan fikri yg mau menuju ke sawah juga dan mereka berdua akhirnya berangkat bersama-sama

fikri : eh tian mau kemana
tian : mau kesawah kalau kamu mau kemana
fikri : sama mau ke sawah, ya udah kita berangkat bareng sajah 
tian : ok ayo kita jalan

Saat di perjalanan ada mobil JEEP lewat, seorang bos di desa tersebut tapi pada saat ituh bos sedang sakit jadi digantikan oleh anaknya byaku tetapi tidak sengaja dia melewati genangan air yang ada disitu tersiram kepada tian dan fikri

fikri : wah mobil kurang ajar tau kami ada di pinggir jalan pake laga kebut-kebutan
tian : sudah-sudah jangan marah ga ada gunanya 
fikri : tapi kan mobil ituh
tian : ya sudah biarkanlah yg sudah berlalu biarkanlah berlalu

( Hisyam Ramadhan )
To be continued 

Pengalaman Pribadi ketika SMP kelas 3 Episode 1

Tanganku semua terasa kaku seketika, hati terasa bergetar dan kenangan masa lalu yang indah  hehe.... okeh kita akan menceritakan kisah kehidupan saya pribadi. Kesan-sanya sih kelas 3 sangat menarik dan seru meski di dalamnya banyak sekali orang yang sangat Menyenangkan dan juga menyedihkan 

Saat daftaran ulang di SMPku SMPN 2 Cimahi aku di masukin ke kelas IX-5 ( 9-5 ) dipikiran siapa yah teman sekelas dari kelas 8 saat masuk kelas aku datang dan duduk sendiri ternyata ada teman dari kelas 7 namanya Lutfhi maulansyah panggili ajah ufi. Merasa kaget dia dulunya berasal dari kelas unggulan, mengapa bisa keluar soalnya kelas unggulan guru unggulan dipikiranku, Wali Kelasku adalah guru IPA yang super baik namanya Ibu Ni Nyoman. Awal sekolah seperti biasa perkenalan Guru dan murid hingga akhirnya satu kelas pada terkagum dengan Pak Ade seorang guru Seni budaya yang menakutkan.

Paada suatu hari kami belajar untuk mengukir sebuah sopran bambu ( semacam seruling Bambu ) dengan menggunakan arang, betapa repotnya harus bersabar untuk mendapatkan gambaran yang bagus. Setelah beberapa minggu ada penilaian wah pada H2C tuh eh ternyata yang temenku Revario panggil ajah rio  tidak bawa sopran dan minjem ke kelas tetangga, rio yang tidak sadar bahwa sopran  tersebut sudah di beria nama dan kelas. Pak Ade yang curiga menanyanyi rio, terasa sunyi sekejap karna telah membuat seorang guru yang ditakuti marah besar hingga Pak Ade datang ke kelas tetangga, rio pun mendapatkan nilai buruk dan juga di marahi habis-habisan oleh pak Ade.

Saat di kelas 9-5 aku dan lutfi sadar ternyata kelas ini bekas VII-8 ( 7-8 ) kami dulu saat pembagian kelas, meski sudah 2 tahun aki masih mengingatnya dan berbincang--bincang bersama lutfi. Saat kelas 7 sementara, saya duduk paling belakang ke 5 dr enam kursi  dan aku sebangku dengan  yoga gunawan, di belakangku ada riswanto hamid dan robby eugene hermansyah. Aku duduk sejajaran guru pojokan kanan dan saat awal masuk ituh aku melihat wanita cantik bernama Esa Afiyah Widiaswara setiap hari bila tidak ada tugas  aku selalu liat kebelakang memperhatikan dia :)

*Padahal baru masuk dan dikasih tugas yang namanya tidak mengerjakan tugas keliatan banget, baru masuk sudah membudidayakan menyontek XD *pro prok ( jangan ditiru oleh generasi muda ) padahal cuma tugas menggambar Peta dan sebutkan apa fungsinya.

Setelah pembicaraan tersebut aku jadi teringat obrolan bersama robby saat kelas 8 kadang-kadang  suka curhat dikit tentang siapa disukai saat kelas 7-8, lupa siapa yg di sukai oleh robby hehe,,, ketika dia bertanya kepadaku siapa yang di sukai ku menjawab Esa Afiyah. Hal yang paling ku ingat tuh anak malah nyebarin curhatan tersebut sehingga wanita yang kusukai tau akan perasaanku, ya akhirnya ak minta bantuan ufy untuk cariin no hp dia.

Dikarnakan Esa dr kelas 7nya unggulan dekat dengan kelas ufi, aku pikir pasti dapat tapi kenyataan berkata tidak dapat no HPnya. Kebetulan sahabat dekatku bernama Guntur Fauzi Juniar panggil saja Gunzu Berpacaran Dengan Elma Fauziah panggil sajah Umi dan ternyata satu kelas dengan ESA, kebetulan Gunzu menginap dirumahku dan langsung SMS Umi dan meminta no HP ESA. Beberapa hari ku berpikir dan sangat takut unutuk SMS kepada ESA sehingga saya mengirim sms teror 3:) tindakan *evil mode terdeteksi* laporan kepada sapi 1 kecebur ganti, sapi 2 jadi BeBequ ganti, sapi 3 sapidol ganti. Ah sarap maraneh mah maenya sapi wae XD dah ah jangaan ngelawak sakit perut sapinya. 

*Seingatku mulai SMS teror kalau tidak salah pada bulan Oktober atau November pokoknya saat liburan Idul fitri hehe.... 

Quote Tanda ( * ) hanya selingan bisa diaktakan ngomong sendiri LOL
Lelah sambil ngetik Fanfic lain juga hehe.. =O= lanjut nanti deh sambil mengingat masa lalu XD~ to be continued

( Hisyam Ramadhan A )