Dan
saat aku berkeliling, seorang anak perempuan berambut pendek sebahu dan memakai
kacamata menghampiriku, tingginya tak berbeda jauh denganku, dia lebih tinggi.
"
Apakah kamu Yuka?"
"
Ya, aku Yuka. Siapa namamu?"
"
Ini aku, Hinamoto. Akhirnya kamu masuk ke dalam game ini,"
"
Iya, nih. Eh, setelah ini kita ke mana?"
"
Entahlah, aku juga tidak tahu. Tapi yang aku ceritakan padamu itu benar,
Yuka,"
"
Oh begitu,"
Tiba-tiba
terdengar sebuah suara seperti bunyi alarm.
"Riiiing!"
Aku
dan Hina berpandangan. Menebak suara apakah itu. Kemudian, terdengar suara
seorang perempuan. Suara itu menyebar ke semua sudut sekolah.
"
Perhatian, bagi gamer Anime School, harap berkumpul di lapangan sekarang!
Arigatou,"
Aku
dan Hina segera menuju lapangan dan berkumpul di sana. Dan ketika sampai di
sana, banyak gamer lain juga, dengan pakaian yang berbeda-beda. Ada yang
berpakaian seperti dewa kematian anime Bleach, ada yang berpakaian seperti
ninja, ada yang berpakaian seperti anggota bajak laut, dan lain-lain. Ini
seperti di dunia khayalanku.
Kulihat
di hadapan kami semua ada empat orang. Dua orang laki-laki dan dua orang
perempuan. Seorang laki-laki berkulit hitam manis dan berambut pendek
berbicara.
"Nama saya You. Saya adalah kepala sekolah Anime School. Di sebelah saya ada Mizu,
Hara, dan Hito, mereka adalah sekretaris saya dan juga merangkap sebagai sensei
dan asisten sensei di beberapa jurusan yang ada di Anime School ini. Kalau saya
tidak ada di sekolah, silahkan bertanya pada sekretaris saya apabila ada hal
yang tak dimengerti. Di sekolah ini kalian bebas memilih gedung dan jurusan.
Kalian boleh memilih dua jurusan. Sekolah ini tidak mempunyai seragam, sehingga
kalian bebas memakai baju apapun, namun harus rapi dan sopan. Ada beberapa
jurusan yang memberikan seragam. Nah, yang tadi memberikan pengumuman adalah
Hara. Sejauh ini, ada yang kalian tanyakan?"
Aku
mengangkat pun mengangkatangan.
"
Sebutkan namamu dan pertanyaanmu!" kata You.
"Nama
saya Yuka Nakamori. Saya ingin bertanya. Apakah di sekolah ini ada acara
sekolah yang rutin tiap tahun seperti kunjungan atau berkumpul dengan jurusan
lain?"
"
Pertanyaan yang bagus, Yuka. Di sekolah ini tidak ada acara kunjungan, namun
acara berkumpul dengan jurusan lain ada. Setiap malam Minggu, sekolah ini
mengadakan acara Prom Night. Yaitu acara pesta dansa, dan tentu saja ada
syaratnya. Kalian harus datang dengan membawa pasangan, entah itu teman jurusan
kalian atau berbeda jurusan. Selain pesta dansa, di acara tersebut juga ada
live music. Bagi yang suka menyanyi, silahkan menjadi penyanyi. Bagi yang tidak
memiliki pasangan, itu nasib kalian, kalian hanya bisa melihat pasangan lain
berdansa dan kalian bisa memakan hidangan yang tersedia," jawab Hara.
"
Ada yang ingin bertanya lagi?" tanya You.
Aku
melihat seorang perempuan mengangkat tangannya.
"Sebutkan
namamu dan pertanyaanmu!" kata You.
"Nama
saya Iki. Apakah di sekolah ini ada batasan dalam masuk kelas?"
"
Kau bebas memilih kelas yang kau mau, Iki. Tetapi apabila kamu memilih kelas
lebih dari satu, kau harus pintar membagi waktumu. Karena setiap kelas memiliki
kesulitan yang berbeda-beda," jawab Hito.
"
Baiklah, ini kesempatan terakhir bagi yang ingin bertanya," kata You.
Seorang
laki-laki berkacamata mengangkat tangannya.
"
Nama saya Kurasaki. Apa saja event di sekolah ini dan apakah bila tidak
memasuki jurusan dan kelas namun mengikuti event terkena sanksi?"
"
Saya akan menjawab pertanyaan Kurasaki. Event di sekolah ini rutinnya ada Prom
Night, lalu ada drama tentang perang, terkadang ada perang panah, juga ada
perang bebas. Sistem sekolah ini sudah otomatis, apabila ada bangunan yang
rusak karena perang akan langsung kembali utuh lagi. Apabila tidak mengikuti
jurusan atau kelas namun ikut event, tidak ada sanksi, namun kau harus aktif di
setiap event, sebagai pengganti kehadiran" jawab Mizu.
"
Baiklah, sekarang saya akan menjelaskan beberapa hal. Pertama, kalian setiap
minggunya akan ada tugas dari setiap kelas. Kedua, pada akhir tahun ajar,
kalian akan ada ujian pengetahuan anime, soal tidak hanya berasal dari kelas
yang kalian ambil, namun juga dari kelas lain, berarti kalian harus sering
belajar. Ketiga, kehadiran kalian akan menentukan apakah game ini akan terus
berlanjut atau tidak, karena apabila yang paling aktif, akan menjadi penerus
game ini, bebas mengubah sistem game. Keempat, kalian harus mengenal teman yang
berbeda jurusan dengan kalian, juga dengan kepala sekolah, sekretaris, dan
guru. Paham?" kata You.
"
Paham," jawab kami semua.
"Baiklah,
sampai di sini dulu perkumpulan kita. Sekarang, kalian kami bebaskan untuk
berkeliling sekolah," kata You.
Lalu
kami semua segera meninggalkan lapangan. Aku berjalan bersama Hinamoto.
"Yuka,
tolong sembunyikan identitasku bahwa aku Hinamoto. Di sini aku menggunakan nama
Hinamori. Tapi aku tahu di sini ada teman sekolah kita, Shiro, teman sekelas kita
dulu di kelas 2-3.
Di
game ini dia memakai nama Roronoa," pinta Hinamoto.
"Oke,lalu
sekarang di mana Shiro?"
Tepat
saat aku bertanya pada Hina-chan, ada seorang laki-laki berambut pendek rapi
dan berkulit putih kuning menyapaku.
"Apakah
kamu Yuka yang bersekolah di SMP 14 Osaka?"
"
Ya, siapa namamu?"
"Ya
ampun, Yuka, ini aku, Shiro. Di sini aku memakai nama Roronoa. Ternyata kau
main game ini juga,"
"
Oh ya kenalkan,ini temanku, namanya Hinamo...maksudku Hinamori," hampir
saja aku menyebut nama asli Hinamoto.
"
Namaku Hinamori. Salam kenal," Hina mengulurkan tangannya.
"
Namaku Roronoa, nama asliku Shiro. Aku teman sekelas Yuka sewaktu kelas 2 di
dunia nyata. Sekarang aku kelas 3-4, salam kenal juga," Shiro menjabat
tangan Hina.
"
Oh ya, Yuka. Tetsu dan Daniel juga main game ini. Kamu kenal mereka? Tetsu
kelas 3-1 di sekolah kita, memakai nama Kurasaki. Daniel sekelas denganku,
memakai nama Danchou. Mereka temanku di game lain, bersama Akira juga, mantan
pacarmu. Mau kupanggilkan?" kata Roronoa.
"
Boleh, ajak saja temanmu ke sini" kataku.
Lalu
Roronoa pergi dan beberapa saat kemudian kembali lagi bersama dua orang
laki-laki.
"Perkenalkan,
namaku Kurasaki, nama asliku Tetsu. Aku kelas 3-1 di sekolahnya Roronoa, dan
aku teman mainnya. Dan ini teman mainku juga, namanya Danchou, nama aslinya
Daniel, dia kelas 3-4,"
Kami
semua berkenalan. Setelah berkenalan, kami membicarakan jurusan. Hinamori
memilih jurusan Shugo Chara, Danchou memilih jurusan Bleach, Roronoa memilih
jurusan One Piece, aku memilih jurusan Detektif Conan dan Konoha Academy
Naruto, Kurasaki tak memilih jurusan dan dia mau berkeliling sekolah ini.
Kemudian kami berpisah dan ke tujuan kami masing-masing.
Bersambung ( To Be Continued )
Created by : Nadya Dona Putri