Tuesday, 2 February 2016

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 8

Saya meminta maaf karna tidak mengupdate seri inih karna urusan yang cukup banyak, anda bisa mengirimkan kritik dan saran ke e-mail saya hisyamra@yahoo.co.id / Message lewat blog bila sesama blogger

Saking miskinnya keluarga Tian, ia pun pulang menggunakan Angkutan Kota ( ANGKOT ). Setelah menaiki ankot Tian rela berjalan kaki hingga rumahnya yang sebenarnya cukup jauh dari rumahnya, setalah sampai rumah Tian melihat ibunya sedang tidur dan Fikri menjaganya hingga Tian kembali.

Tian : "Tok..Tok.. Assalamualaikum."
Fikri : "Walaikumsalam, ternyata yang datang Tian, jangan di ganggu dan berisik kasihan dia memikirkanmu."
Tian : "Baiklah, aku hanya melihatnya sebentar sajah dan tidak berusaha membangunkan ibu."
Fikri : "Jangan lama-lama karna ibu sedang sakit."
Tian : "Baiklah, ngomong-ngomong aku memiliki sedikit uang untuk membawa ibu berobat. Uang yang ku dapatkan untuk berobat ibu supaya mendapatkan perawatan yang layak tak akan kupergunakan untuk kepentinganku, karna ibuku sngat membutuhkan uang inih untuk berobat."
Fikri : "Syukurlah, karna kondisi ibumu semakin lama semakin memburuk."
Tian : "Bagaimana bila sekarang kita bawa ibuku berobat kerumah sakit ?"
Fikri : "Baiklah, aku akan bersiap-siap kamu tunggu ak disinih."

Tian bersiap-siap untuk pergi ke Rumah Sakit, meski tidak pandai berdandan. Ketika Fikri kembali untuk menjemput Tian, Fikri hanya bisa terdiam melihat Tian. Tian yang kesal karna Fikri melamun melihatnya, langsung mencubit Fikri hingga sadar dan tidak melamun. Ayo kita pergi dan bangunkan ibuku, aku akan menunggu diluar.

Tian : "Aku siap-siap dulu Fik, kamu tidak pulang dulu ?"
Fikri : "Iya nih, aku belum mandi dan belum izin orang tuaku."
Tian : "Kalau begitu kita bertemu lagi disinih, supaya langsung pergi."
Fikri : "Tunggu yah paling 10 menit ajah kok, nanti ak langsung kesinih."
Tian : "Ya sudah, aku mau pilih baju dan juga berdandan kamu pulang sanah."
Fikri : "Aku pulang dulu Assalamualaikum."
Tian : "Walaikumsalam."

"5 menit sebelum berangkat"

Tian : "Saat memilih baju dari koper mengapa aku ingat kepada Byaku dan keluarganya ? memang keluargnya baik dan menawariku banyak baju-baju bagus untukku, tetapi aku malah menolaknya dan hanya ingin berpenampilan seperti orang biasa sajah."

"10 menit kemudian "

Fikri : "Assalamualaikum."
Tian : "Walaikumsalam."
Fikri ; "..........."
Tian : "Fikri kamu kenapa diam ?"
Fikri : "............"
Tian : "Fikkkkkrrrrriiiiiii.... lama-lama kucubit juga kamu Fikri,"
Fikri : "Aw... aw... sakit Tian, kamu terlihat cantik menggunakan baju ituh ( Sambil bergumam )!!!."
Tian : "Ah biasa saja, ayo berangkat jangan lupa bangunkan ibu."

"Kilas balik kisah Byakuya"

Wanita yang di cintai oleh byakuya bernama Stefelin Viola, dia meninggal karena tertabrak mobil 2 tahun lalu karena ke EGOISAN Byakuya. Penyesalan yang tiada henti membekukan perasaan Byakuya kepada wanita lain, tetapi tidak kepada Tian karna Tian sudah membuat hari-hari yang kelam menjadi berwarna lagi.

"OK lanjut lagi"

Ketika Tian, Fikri dan Ibunya sampai kerumah sakit, mereka di kagetkan oleh keluarga Byakuya yang datang kerumah sakit tetapi Byaku tidak ikut bersama keluarganya. Tian merasa sedih atas ketidak hadiran Byakuya, dan maksud dari kedatangan keluarga Byakuya hanya untuk membujuk Tian kembali bekerja pada mereka. Keluarga Byaku mengetahui Ibu Tian sakit dari pegawainya, dan semua biaya rumah sakit ditanggung oleh mereka.Tian sebenarnya tidak ingin merepotkan keluarga Byaku tetapi mereka memaksa, Tian tidak berdaya dan menerimanya.

Tian : "Akhirnya kita sampai bu."
Buffy : "Samapai dimana kita anakku ?"
Tian : "Di Rumah Sakit untuk berobat."
Buffy : "Baiklah kita turun dan mengambil nomor antrian."
Tian : "Fik bantu ibu keluar dari Angkot."
Fikri : "Baiklah, mari bu saya bantu."

"Sesaat kemudian"

Puu dan Shi : "Tian???."
Tian : "Ibu, bapak sedang apa kalian disinih ???"
Puu dan Shi : "Kami mendengar ibumu sakit apakah benar ???"
Tian : "Benar Tuan"
Buffy : "Tuan ( sambil menundukan kepala )"
Puu dan Shi : "Kami ingin Tian kembali ke rumah kami tentunya dengan seizinnya ibu, apakah di izinkan ?"
Buffy : "Saya akan mengikuti pilihan terbaik dari Tian."
Puu dan Shi : "Bagaimana Tian ? Kami akan urus biaya berobat ibumu, sebagai tanda terimakasih kami bila kamu menerimanya."
Tian : "Saya tidak bisa membalas kebaikan Tuan dan Nyonya, tapi akan saya pikirkan kembali."
Puu dan Shi : "Kami memohon padamu Tian, karna kami tidak pernah melihat Byakuya seperti itu hsetelah kepergian Stefelin."
Tian : "Baiklah Tuan dan Nyonya saya terima"
Puu dan Shi : "Syukurlah"

To be continued
Tunggu kelanjutannya yah :D

Friday, 27 November 2015

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 7

Di ruang makan terjadilah keributan antara Byakuya dan juga Tian 

Nenek : "Tau rasa kamu byakuya itu salahmu sendiri selalu merendahkan orang lain, coba kamu mencari uang sendiri ( Dengan Nada Sinis dan tertawa)."
Puu : "Ibu jangan begitu kepada cucumu kan kasian dia."
Shi : "Tian kembali ke kamarmu!!!"
Ai Nissa : "Ayo Tian kembali ke kamar"
Tian : "Baiklah Tuan ( Sambil tertawa)."

Tian dan Ai nissa pun kembali ke kamarnya, di kamar mereka berdua tertawa terbahak-bahak hingga terdengar oleh Byakuya. 
Ai Nissa : "Tian kamu berani sekali mengerjai tuan Byakuya yang sombong dan angkuh."
Tian : "Aku ingin memberinya pelajaran untuk anak manja sepertia dia."
Ai Nissa : "Tetapi aku sangat salut dengan sikapmu yang berani itu."
Tian : "Ah Tidak aku hanya ingin memberikannya pelajaran sajah cuma ituh yang aku pikirkan/"
Ai Nissa : "Ah kamu inih ada-ada sajah."

Byakuya yang kesal karna kejadian tadi dan mendengar percakapan mereka berdua langsung menarik Tian dan memarahinya, Tian yang merasa tidak senang dengan perkataan Byakuya langsung menampar wajah Byakuya.

Byakuya : "Apa maksud dari semua inih semua, dasar oang miskin yang tidak tahu di untung."
Tian : "Aku memang orang miskin, tetapi kamu harus menghargai kami dan jangan seenaknya sajah."
Byakuya : "Dasar Wanita Hina, miskin, tidak tahu di untung, kamu tidak berhak berkata seperti ituh pada Tuanmu."
Tian : "Sudah cukup !!! Bila kamu teruskan aku akan..."
Byakuya : "Apa yang akan kamu lakukan hah..."
Tian : "Plak.. ( Tamparan wajah di wajah Byakuya ) ."

Tian pun menangis dan langsung pergi kekamarnya sambil menangis. Byakuya yang terdiam dan teringat kembali pada kenangan masa lalunya, dimana dia pernah di tampar oleh seseorang yang sangat dia cintai karna keegoisannya. 

Tian : "Kamu boleh bicara apa pun kepada kami, tetapi kami bukan wanita hina seperti yang kamu pikirkan. Kami memiliki hati nurani yang tidak di miliki oleh seorang lelaki"
Byakuya : ".... ( Hanya bisa terdiam )."
Tian : "Mengapa kamu hanya terdiam ??? Bila yang kamu inginkan aku pergi, aku akan pergi sekarang juga."
Byakuya : "... ( Masih diam seribu bahasa )."
Tian : "Aku akan membereskan barang-barangku sekarang juga, selamat tinggal !!!."
Byakuya : "Ituh yang ku inginkan !!! ( Sambil berjalan pergi ke kamar )"

Sebenarnya ia pun merasa tidak enak dan kembali ke kamarnya sambil melihat photo seseorang yang pernah ia cintai. 

Byakuya
: "Ya Tuhan apa salahku hingga kejadian inih terulang kembali, apakah inih karma atau memang takdirku ? Andai saha aku masih bersama dia, mungkin sifatku bisa berubah dan tidak seegois inih."

Saat detik-detik terakhir sebelum kepergian Tian, Byakuya tidak ada untuk melihat terakhir kalinya dan hanya ada keluarganya yang mengantarkan Tian hingga pintu gerbang. Pada saat di pintu gerbang, keluarganya menceritakan masa lalu Byakuya bersama seseorang yang pernah ia cintai. Tian Sebenarnya mengharapkan Byuakuya pun ikut, melihat, tetapi dia tidak ada."

Tian : "Ibu dan Bapa, saya berpamitan pulang ke kampung halaman saya, maaf bila saya banyak salah dari bahasa dan prilaku saya yang kurang sopan."
Shi dan Puu : "Kami sebenarnya ingin kamu tetap bekerja disinih, sudah lama kami tidak melihat Byakuya sesemangat inih biasanya ia hanya diam dan angkuh."
Nenek : "Sebenarnya ia sangat mencintai seseorang tetapi sifat EGOISnya mengalahkan rasa cintanya pada wanita tersebut, wanita tersebut membencinya dan tidak diduga-duga tewas tertabrak mobil kalau tidak salah kejadian ituh sudah 2 tahun yang lalu."
Tian : "Maafkan aku Byakuya, aku tidak tahu apa yang terjadi pada masa lalumu ( Di dalam hati )."

Sebenarnya Tian ingin Byakuya melarang Tian pergi tetapi, apa yang Tian harapkan tidak terjadi. Tian pun pulang ke kampung halamannya.

Wah sepertinya cerita inih semakin menarik, tetapi kita berhenti dulu disinih supaya kalian penasaran. Jangan lupa ikuti kelanjutannya hanya disinih

To Be Continued 

Wednesday, 11 November 2015

Perjalanan hidupku Episode 1

Cerita inih asli dari kehidupan saya peribadi, semoga anda sebagai pembaca terinspirasi dan mengambil sisi positifnya tetapi jangan di ambil sisi negatifnya. Mungkin cerita inih akan panjang karna usia saya masih terbilang muda. I am so sorry cause i can make it in languange English, you can translate Languange Indonesia to English from Google Translate or the another application. I hope you like it and keep wait new article or my fanfic.

Namaku Hisyam Ramadhan Abdullah, saya anak ke dua dari empat bersodara dan sekarang sedang menempuh Sarjana di Universitas Hukum Galunggung Tasikmalaya semester dua. Berawal dari saya saat kecil hingga saya beranjak dewasa, saya dibesarkan di keluarga mampu. Saat umuku masih sembilan bulan saya sudah dititipkan kepada kakek dan nenek saya di Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia, saat ituh orang tua saya ada di Medan, Sumatra Selatan. Orang tuaku bekerja sebagai Tentara Nasional Indonesia wajar sajah bila orang tuaku berpindah-pindah tempat kerja sehingga saya di titipkan kepada kakek nenek saya. 

Lima tahun diriku di asuh oleh kakek dan nenek diriku pun memasuki Taman Kanak-kanak Siti Fatimah  Singaparna, Tasikmalaya ( TK ) karna umurku sudah beranjak 6 tahun telat masuk TK maka saya di percepat di TK yang tadinya harus 2 tahun menjadi 1 tahun saja. Kenangan yang sangat ku ingat pada masa-masa di TK adalah masa dimana bertemu dengan Cintya teman kanak-kanak yang mencium pipi saya karna saya telah menolong dirinya dan saat dia berulang tahun saya di tunjuk untuk bernyanyi bersama 4 orang lainnya untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Aku mengira Cintya memiliki kembaran Bernama Vina ternyata bukan kembaran karna mereka berdua sangatlah mirip, sehingga terkadang salah memanggil orang.

Kelulusan TK saat ituh di adakan PARADE PAWAI kanak-kanak menggunakan baju yang bertema pekerjaan yang di cita-citakan oleh kita, dulu mukin aku terlalu polos dan tidak terlalu paham a[a ituh cita-cita sehingga dengan seenaknya saja menggunakan baju polisi. Dari TK hingga alun-alun kira-kira perjalanan yang di tempuh kurang lebih 100 Meter, dan saat setibanya kami di alun-alun kami disambut dengan meriah. Kami pun di suruh oleh pembina memasuki kelas untuk mengikuti lomba yang diadakan oleh pihak Taman Kanak-kanak tersebut, namanya juga anak-anak tidak tau yang namanya lomba jadi dikiranya cuma main ajah dan senang-senang bersama yang lain.

Setelah usai acara di Alun-alun kami pun pulang ke TK berjalan kaki bersama-sama hingga akhir acara, namanya kelulusan TK aku pun merasa sedih harus berpisah dengan teman-teman yang lain terutama berpisah dengan Cintya. Masih kecil sajah aku selalu mengingat dirinya, dan apakah kami masih bisa bertemu di Sekolah Dasar ( SD ). Mungkin inihlah perpisahan pertama yang pernah ku alami, karena berpisah dengan teman-teman yang baru kita kenal selama 1 tahun. Perpisahan memang tidak bisa dipungkiri lagi, dan meski berat kita harus menerimanya, setelah terbiasa selama beberapa minggu diriku di daftarkan memasuki SD Setia Mulya di Kokol, Singaparna.

Sebenarnya masih panjang tetapi perlu waktu, untuk mengingatnya kembali jadi saya akhiri dulu sampai di sinih,

To Bo Continued 

Tuesday, 10 November 2015

Hari-hari di Anime school Episode 4

Seorang Sensei ( Guru ) dan sekaligus Pemompin KONOHA Academy ia memiliki paras yang tampan, lalu ia memperkenalan diri dengan kelas barunya. Tidak panjang lebar ia pun langsung memberikan materi yang akan diajarkan kepada muridnya siapakah dia ?. mari kita ungkap 

Sensei : "Perkenalkan nama saya Frau guru kalian di KONOHO Academy, saya akan membingbing kalian selama 1 tahun kedepan semoga ilmu yang saya berikan bermanfaat. Materi yang akan saya ajarkan adalah Materi Tertulis dan Praktek setiap satu minggu sekali dan ujian Naik tingkat setiap Enam Bualan sekali, sebagai Sensei saya akan meberikan kalian baju ninja untuk di gunakan sehari-hari dan saya telah memberikan persenjataan lengkap dengan potion HP Dan MP di inventori kalian."
Yuka dan Murid : Langsung memeriksa inventori masing-masing yang telah di berikan oleh sensei."
Sensei : "Mari kita memulai pelajaran tentang jutsu, Jutsu adalah kemampuan yang di gunakan oleh para ninja, teknik jutsu menggunakan Stamina dan manipulasi Chakra. Stamina dan Chakra kalian akan berkurang tergantung jutsu apa yang kalian gunakan, Stamina dan Chakra adalah gabungan dari kekuatan fisik kalian dan juga mental kalian jadi persiapkan mental kalian. Apakah kalian mengerti sampai disinih ?"
Yuka dan Murid : "Mengerti sensei, silahkan di lanjutkan"
Sensei : "Baiklah, sensei lanjutkan bila kalian sudah memahami tahapan Stamina dan Chakra. Sebuah Teknik Jutsu menggunakan teknik segel di tangan, dimana setiap gerakan melambangkan beberapa simbol binatang untuk mengalirkan chakra. Banyak di dunia inih perkembangan jutsu seperti Taijutsu, Ninjutsu, Genjutsu, Fuinjutsu, Senjutsu, Doojutsu, Teknik Panggilan, Teknik  dan Kekkai Genkai atau Jutsu bawaan dari orang tua. Aapkah kalian mengerti ?
Yuka dan Murid : "Sensei tolong jelaskan Jutsu-jutsu yang tadi sensei katakan"
Sensei : "Baiklah, saya jelaskan
Taijutsu adalah kemampuan ketangkasan bertarung dan kecepatan teknink inih menggunakan Fisik
Ninjutsu adalah kemampuan untuk memanipulasi element air, tanah, api, angin, dan petir, kemampuan inih cukup umum tetapi akan sangat unik bila mengabungkan dua element namun hal inih sangat sulit untuk di gunakan seperti jurus pohon, rasengan dll
Genjutsu adalah kemampuan untuk membuat ilusi supaya lawan terkecoh
Doojutsu adalah kemampuan mata seperti sharingan, rinegan dan byakugan
Fuinjutsu adalah kemampuan Menyegel bisa sajah menumbalkan orang yang membuat segel atau pun tidak memerlukan tumbal
Senjutsu adalah kemampuan menggunakan kekuatan alam
Kekkai Genkai adalah kemampuan yang diturunkan turun menurun dari keluarganya di suatu clan
Apakah kalian mengerti ? bila mengerti Kelas inih saya sudahi dulu sampai sinih, dan dilanjut esok hari ditambah praktek"
Yuka dan Murid : "Mengerti sensei"

Yuka dan para murid keluar dari kelas KONOHAdan melihat sekitar sekolah, kebetulan bertemu dengan Tami dan Iki-chan kami pun berbincang-bincang untuk kegiatan kedepannya
Iki dan Tami : "Mau kemana kalian setelah inih ?"
Yuka : "Aku ingin ke kelas detektif konan kalau kalian ?"
Iki-chan : "Aku ingin ke kelas gundam dan kelas Shugo chara"
Tami : "Bila aku sepertinya hanya ingin berkeliling di sekolah sajah"

Akhirnya kami bertiga berpisah di depan kelas KONOHA

To be Continued
Created by : Nadya Donna Putri 

Percintaan dua insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 6

Kesan-kesan sebelum saya melanjutkan Fanfic inih meskipun hanya fiksi belaka atau hanya karangan sajah, tetapi charakter yang saya buat ASLI ( NYATA ) ada di dalam jejaring sosial Facebook. Cukup lama saya tidak melanjutkan karangan inih dikarenakan kesibukan saya sehari-hari, sebagai pembuat dan sekaligus anggota dari grup jejaring sosial ~Anime School~

Byakuya yang baru pulang kerja langsung bergegas ke kamar Ai dan Tian, tetapi tidak ada siapa pun di kamar terserbut. Tian dan Ai terkaget-kaget yang saat ituh sedang memasak untuk makan malam, karena Byaku datang tiba-tiba dan menyiram wajah Tiang dengan air.

Tian : "Apa-apan inih !!!."
Byaku : "Ituh salahmu, rasakan ituh !!!."
Tian : "Apa Salahku ?."
Byaku : "Karena kamu telah membuat diriku di hukum karena masalah tadi pagi."
Tian : "Ya ituh salah kamu sendiri, pagi-pagi sudah marah-marah tidak jelas."

Byakuya yang sudah tidak bisa menahan emosi, hampir mengayunkan tangannya ke muka Tian, tetapi neneknya yang bernama Chika datang karena merasa kasihan dan ia sangat peduli kepada orang kecil dan langsung menggenggam tangan Byakua. Byakuya yang kaget atas kehadiran Neneknya ituh langsung terdiam, sang nenek yang geram terhadap kelakuan Byaku langsung menjewr telinga byakuya sampai kamarnya.

Byakuya : "Aaa...aaa...aaampun nenek telinga saya sakit sekali nek. !!!"
Nenek : "Apa yang kamu lakukan ituh salah meskipun dia pembantu, kamu tidak boleh seenaknya."
Byakuya : "Tapi nenek dia duluan yang memulainya."
Nenek : "Tetap sajah kamu harus menjaga prilakumu ituh."
Byakuya : "Baiklah nenek, awas sajah kamu tian akan kubalas kamu ( dengan nada pelan ) !!!"
Nenek : "Apa yang kamu katakan tadi !!! Ingin nenek Jewer lagi ?."
Byakuya : "Ampun Nek ampun."

Nenek pun pergi dari kamar byakuya, disamping ituh Tiang pun kebali ke kamarnya dan mengganti pakainnya yang sudah basah kuyup karna di siram air oleh byakuya. Tiang berniat membalas dendam kepada Byakuya sehingga dia sadar dan jerah.
Tian : "Aku harus membuat jebakan untuk Byakuya, kebetulan ada kecoa mati sekalian sajah aku masukan ke dalam makanannya sajah"
Byakuya : "Tian mana makan malamku ?"
Tian : "Sudah saya siapkan seperti permintaanmu "
Byakuya : "Mengapa rasanya Pahit, dan Terasa menusuk kamu masukan apa dalam makananku ?"
Tian : "Apakah kamu tidak sadar hewan sebesar ituh ? jelas-jelas ituh kecoa bodoh !!!"
Byakuya : "Kurang ajar kamu, apakah kamu pernah diajarkan sopan santun oleh keluargamu dasar orang kampung!!!"
Tian : "Jaga Bicaramu seharusnya kamu sadar akan prilakumu ituh BODOH"

Terjadilah keributan besar antara TIan dan Byakuya di ruang makan dan disaksikan oleh keluarga besar Byakuya.

To Be Continue... :D

Monday, 2 November 2015

Percintaan dua orang insan yang hancur oleh pihak ke-3 Episode 5

Byakuya yg terburu2 akan ke kantor dan membutuhkan jas warna hitamnya dan dan teriak memanggil tian dan ai, saat ituh tian dan ai sedang asyik mengobrol tiba2 byakuya datang dan langsung mencacimaki tian

byakuya : owh rupanya kalian disinih ak membutuhkan kalian tapi kalian malah asyik2an di kamar dasar pembantu tidak becus bisa kerja ga sih
tian : km tuh yg harusnya sadar diri jangan so pamer dan ganteng kekayaan inih juga milik keluargamu bukan milikmu seutuhnya
byakuya : dasar km perempuan ga tau diri jangan sok alim deh klu keluakuan lo kaya ginih
tian : klu dah selesai ngomong tuan silahkan keluar dari kamar saya
byakuya : enak sajah inih bukan rumah milik nenek moyang lo seenaknya maen usir inih rumah gw

shi dan puu mendegar keributan ituh di sehingga mereka mendatangi kamar tian dan ai yg disituh ada byakuya, ai berusaha menenangkan tian yg sedang marah2 dan byakuya pun pergi seolah2 tidak terjadi apa2

ai anisa : sudah tian bila terdengar tuan shi kita bisa dimarahi
tian : ak ga bisa berhenti sebelum byakuya tunduk di kakiku
ai anisa : km ingat tujuanmu untuk apa, bukannya supaya orang tuamu yg di desa senang
byakuya : dengerin tuh omongan ai anisa ga kaya lo
tian : memang benar juga tapi, byakuya awas lo gw ga bakal behenti
shi dan puu : byakuya sudah km berangkat ke kantor
byakuya : tunggu ayah ak mau mau memarahi dulu tian
shi dan puu : disinih yg berhak memarahi tian dan ai anisa hanyalah ayah dan ibumu, km dihukum tidak boleh pergi kekantor memakai mobil pribadi selama 1 minggu km naik angkutan umum sajah
byakuya : tapi ayah dia duluan
tian : lo yg duluan datang2 udah marah
shi dan puu : sudah cukup byakuya km pergi ke kantor, sementara km tian kerjakan pekerjaan rumah

byakuya yg mersa dendam karna tidak bisa naik mobil pribadinya lagih dan berupaya untuk menyingkirkan tian dari rumahnya, sementara ituh tian sedang menangis karna tadi pagi

byakuya : ak sangat kesal sekali oleh perbuatannya ahk... awas sajah nanti klu sudah pulang dari kantor
tian : ak disinih untuk mencari uang dan untuk menyenangkan orang tuaku di desa tapi malah beginih
ai anisa : sudahlah yg berlalu biarkan berlalu
tian : ak merasa malu padamu bisa bertahan disinih sajah sudah susah bagiku
ai anisa : ya dulu ak pun seperti mu tapi lama2 tidak
tian : ayo kita lanjutkan pekerjaan kita lagih

byakuya pun pulang dari kantor dengan wjah yg sudah siap2 memarahi tian sesuka hati akan apa jadinya

Friday, 30 October 2015

Hari- hari di Anime School Episode 3

Aku melihat character diriku memang seperti Hinata, bahkan kemampuan Byakugan pun ada dalam ability ku. Levelku masih pemula, mungkin dengan masuk kelas aku bisa meningkatkan levelku. Heal Point ( HP ) dan Mana Point ( MP ) ku juga masih penuh, EXP ku masih nol. 

Aku sekarang sedang pperjalanan menuju ke Konoha Academy. Gedungnya sangat dekat dengan gedung Bleach, begitulah yang tertera di petaku. Setiap gamer memiliki peta masing-masing, agar mengetahui map sekolah ini. Ketika aku berjalan, banyak sekali yang menawarkan masuk jurusan ini itu. Aku sudah mempunyai prinsip sendiri.

Kiniku telah tiba di Konoha Academy Naruto. Gedung ini mirip sekali seperti di anime Naruto. Bahkan, di samping gedung ini ada pahatan wajah hokage di anime Naruto. Aku memasuki kelas dan memilih salah satu tempat duduk di sebelum baris paling belakang, tempat favoritku. Aku melihat sebelahku kosong, lalu ada seorang perempuan yang kulihat di lapangan. Perempuan yang tadi bertanya benrnama Iki-Chan


"Tempat duduk ini kosong? Bolehkah aku duduk di sini?" 

" Ya, silahkan," 

" Siapa namamu ? Namaku Ikimono. Kamu boleh memanggilku Iki-chan atau Iki," 

" Namaku Yuka Nakamori. Panggilanku Yuka," 

Kami pun berkenalan saat kumemperhatikan Iki-chan, dia memiliki rambut pendek sebahu. Kulit kuning kecoklatan,bola matanya hitam, hidung mancung, dan tingginya hampir sama denganku. 

Tiba-tiba ada seorang perempuan datang dan duduk di depanku, rambutnya pendek dan memakai kacamata, tubuhnya tinggi. Dan dia mengajakku berkenalan. 


" Di sini kosong, kan ? Aku duduk di sini, ya ! Eh, siapa namamu ? Namaku Tami," 

" Namaku Yuka. Iya, di situ kosong, silahkan. Senang berkenalan denganmu," jawabku sambil tersenyum ramah. 

" Kalau kamu, siapa namamu? Namaku Tami," kata Tami pada Iki-chan. 

" Namaku Ikimono, kau boleh memanggilku Iki-chan," 


Dan mereka pun berkenalan. Beberapa menit kemudian, datanglah seorang sensei, di sekolah ini ternyata sensei merangkap jadi pemimpin gedung. 


Bersambung ( To Be Continued )

Created by : Nadya Dona Putri